Operasi Intelijen Swasta Diduga Targetkan Korban Jaksa ICC atas Nama Qatar

1 month ago 42
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online
Operasi Intelijen Swasta Diduga Targetkan Korban Jaksa ICC atas Nama Qatar Seorang pegawai ICC yang menuduh Jaksa Karim Khan melakukan pelecehan seksual itu, menjadi target operasi intelijen swasta yang diduga dilakukan atas nama Qatar. (Media Sosial X)

SEORANG pegawai Mahkamah Pidana Internasional (ICC) yang menuduh Jaksa Karim Khan melakukan pelecehan seksual dilaporkan menjadi target operasi intelijen rahasia yang disebut dijalankan atas nama Qatar. Informasi ini diungkap The Guardian, yang memperoleh detail operasi tersebut melalui dokumen bocoran dan sumber yang mengetahui investigasi itu.

Operasi yang dijalankan perusahaan intelijen swasta ini disebut mengumpulkan data sensitif mengenai korban, yang juga bekerja di ICC, serta anggota keluarganya. Salah satu perusahaan bahkan berusaha mendapatkan detail paspor korban dan informasi pribadi tentang anaknya.

Tujuan utama operasi tersebut, menurut dokumen yang dilihat The Guardian, adalah mencari bukti yang dapat meruntuhkan kredibilitas korban serta klaim pelecehan yang dia ajukan terhadap Khan.

Khan, pengacara asal Inggris yang kini menjabat sebagai Jaksa ICC, membantah seluruh tuduhan tersebut. Pihak dekatnya menyebut tuduhan itu sebagai bagian dari kampanye yang didukung Israel, menyusul keputusannya pada 2024 untuk mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu.

Operasi intelijen itu dipimpin Highgate, sebuah perusahaan yang berbasis di kawasan Mayfair, London. Perusahaan tersebut menggambarkan dirinya sebagai “firma penasihat strategis” yang membantu tokoh bisnis dan politik menghadapi isu berisiko tinggi. Highgate bekerja sama dengan setidaknya satu perusahaan lain untuk menelusuri hubungan antara korban dan Israel, namun dokumen yang diperoleh The Guardian menunjukkan tidak ada bukti yang ditemukan.

Sumber yang mengetahui operasi ini mengatakan misi tersebut ditugaskan unit diplomatik tingkat tinggi di pemerintahan Qatar. Namun, dalam pernyataannya kepada The Guardian, Highgate membantah telah menargetkan individu tertentu dan menolak klaim bahwa proyek tersebut didanai atau ditugaskan pemerintah Qatar.

Korban yang menuduh Khan mengaku terkejut atas temuan ini. “Gagasan firma intelijen swasta ditugaskan untuk menargetkan saya sungguh tidak dapat dipahami dan sangat memilukan,” ujarnya.

Kasus ini menjadi babak baru dalam krisis yang mengguncang ICC. Keputusan Khan untuk meminta surat perintah penangkapan terhadap Netanyahu dan mantan Menteri Pertahanannya, Yoav Gallant, atas dugaan kejahatan di Gaza, telah membuat dirinya dan lembaga itu menjadi sasaran tekanan politik dari AS dan Israel.

Tuduhan pelecehan yang dia hadapi semakin memperumit masa jabatannya. Khan kini telah menyingkir sementara dari posisinya menunggu hasil penyelidikan yang dilakukan badan pengawas PBB.

The Guardian menyatakan tidak menemukan bukti bahwa Khan terlibat langsung dalam operasi intelijen tersebut. Namun, laporan menyebut  perwakilan Highgate sempat bertemu dengan pihak Khan, menimbulkan pertanyaan mengenai tujuan pertemuan itu. (The Guardian/Z-2)

Read Entire Article