Libatkan Ayah dalam Pengasuhan, Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Norma Kesehatan Keluarga

22 hours ago 6
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

Liputan6.com, Jakarta - Keterlibatan ayah dalam pengasuhan anak usia dini kerap luput dari perhatian, padahal perannya berpengaruh besar pada keputusan kesehatan di rumah. Berangkat dari temuan Human-Centred Design Research, Program Keluarga SIGAP secara sengaja menempatkan ayah sebagai bagian penting dari strategi perubahan perilaku. Pendekatan ini mendorong pergeseran norma pengasuhan, dari yang semula berpusat pada ibu, menjadi kolaborasi aktif ayah dan ibu dalam praktik kesehatan dasar seperti imunisasi, pemenuhan gizi, dan kebiasaan cuci tangan pakai sabun.

Di wilayah intervensi pada fase perluasan seperti Sukabumi (Jawa Barat), Brebes (Jawa Tengah), dan Banjar (Kalimantan Selatan), SIGAP telah menjangkau 84.628 anak usia di bawah dua tahun, sementara kampanye medianya menjangkau 40 juta masyarakat di 3 provinsi. Skala ini memberi ruang bagi pesan keterlibatan ayah untuk diperkuat, baik melalui interaksi langsung di komunitas maupun lewat media massa dan digital.

Peran Ayah dalam Keputusan Kesehatan Keluarga

Riset formatif SIGAP menemukan bahwa dalam banyak keluarga, ayah memegang peran sebagai pengambil keputusan utama, termasuk dalam hal imunisasi dan pola makan anak. Namun di saat yang sama, ayah kerap merasa tidak yakin kapan dan bagaimana harus terlibat dalam pengasuhan rutin.

Perubahan mulai terlihat ketika ayah diberi ruang dan pemahaman yang tepat. Salah satu ayah baduta di Sukabumi membagikan ceritanya bahwa sejak mengikuti program SIGAP, ia jadi lebih memahami pentingnya perilaku hidup sehat.

“Ini anak kedua saya, jadi saya sudah mengetahui pentingnya perilaku-perilaku tersebut. Sejak SIGAP, saya menjadi lebih menyadari detailnya. Dengan materi pantau mandiri, saya bisa membantu istri saya dalam jadwal imunisasi dan menyediakan makanan sehat. Saya juga harus mencuci tangan saat pulang ke rumah, sebelum memegang anak saya.”

Pendekatan Keluarga SIGAP Dorong Keterlibatan Ayah

SIGAP merancang strategi bertahap untuk menjangkau ayah melalui pendekatan yang relevan dengan keseharian mereka. Bukan lewat ceramah formal, melainkan melalui percakapan ringan, alat bantu visual, dan dialog personal saat kunjungan rumah.

Seorang kader SIGAP di Banjar menuturkan bahwa materi yang ia pelajari membuatnya lebih percaya diri menyampaikan pesan kesehatan tidak hanya kepada ibu, tetapi juga kepada ayah.

“Melalui SIGAP, saya belajar cara yang efektif untuk berkomunikasi dengan orang tua mengenai ASI eksklusif dan pemberian makanan pendamping yang sehat. Syukurlah, informasi yang kami sampaikan tidak hanya disambut baik oleh para ibu, tetapi juga oleh ayah.”

Aktivasi Ayah melalui Komunitas dan Media

Keterlibatan ayah juga diperkuat melalui kegiatan komunitas seperti tantangan media sosial dengan 2,4 juta jangkauan promosi, talk show radio yang menjangkau 67.000 pendengar, hingga kegiatan tematik Minggu Bersama #AyahSIGAP yang mengajak ayah dan anak belajar bersama lewat permainan edukatif. Pendekatan ini membuat pesan kesehatan terasa lebih dekat dan tidak menggurui.

Di sisi lain, kampanye digital SIGAP menghasilkan lebih dari 1,4 miliar impresi, sementara pemanfaatan influencer di Instagram dan TikTok menjangkau 49 juta impresi dengan tingkat keterlibatan 11,7%. Format konten yang mengikuti tren, humor, dan rutinitas keluarga membuat pesan keterlibatan ayah lebih mudah diterima.

Dukungan Kader dan Layanan Kesehatan Primer

Peran kader dan Puskesmas tetap menjadi fondasi pendekatan ini. Melalui kunjungan rumah dan Kelas Ibu Baduta di Posyandu, ayah dan ibu sama-sama dilibatkan dalam diskusi kesehatan anak.

Kepala Desa di Sukabumi mengakui pendekatan ini berbeda dari program kesehatan pada umumnya. “SIGAP sangat unik, karena melibatkan ayah. Sebagian besar pendidikan perawatan anak biasanya hanya fokus dan melibatkan ibu, tetapi SIGAP berbeda. Pentingnya peran ayah dalam keterlibatan perawatan anak ditekankan oleh kader selama kegiatan SIGAP.”

Dukungan sistem ini diperkuat dengan inovasi WhatsApp BOT SIGAP. Sebanyak 50% orang tua menyelesaikan perjalanan BOT bersama pasangan, dan 80% pengguna memilih pengingat imunisasi personal.  Seorang ibu peserta mengaku pengingat tersebut membuatnya lebih waspada dan tidak melewatkan jadwal imunisasi, sementara ia dan suaminya bisa menonton video edukasi bersama dan mendiskusikannya di rumah.

Melalui kombinasi pendekatan komunitas, media, dan layanan kesehatan primer, SIGAP menunjukkan bahwa ketika ayah dilibatkan secara aktif, perubahan norma kesehatan keluarga bukan hanya mungkin, tetapi nyata terjadi di tingkat rumah tangga.

(*)

Read Entire Article